Selasa, 27 April 2021
Pengalaman Jualan di OLX
Keyword Research Ninja v 1.0.0 Review Bahasa Indonesia
Mencoba Video editor di Windows 10
Kali ini penulis akan membahas aplikasi Video editor yang ada di Windows 10. O iya pernahkah pembaca mencoba Windows Movie Maker yang ada di Windows XP, yup aplikasi Video Editor mirip dengan Windows Movie Maker, ya karena pembuatnya juga sama-sama dari Microsoft.
Setelah Windows XP penerus selanjutnya, tidak pernah ada aplikasi editor video bawaan dari Microsoft, mohon dikoreksi ya untuk Windows 7 tidak ada, Windows-Windows yang lain juga sepertinya tidak ada, sampai Windows 10 baru muncul. Penulis sempat mencari-mencari software yang fungsinya sama dengan Windows Movie Maker, ya ada sih gratis memang, cuma malas downloadnya, filenya lumayan gede, dan ada keterbatasan tentunya, soalnya softwarenya ada versi gratisan dan versi berbayar.
Penulis kemudian iseng cari di internet, wahahaha ternyata Windows 10 punya aplikasi bernama Video Editor, padahal komputer penulis sudah terinstall Windows 10. kocak ya. Penulis memang pernah mencoba juga software editor seperti vegas Pro 14. Tapi ga mudeng, terlalu banyak tombol-tombol, padahal kebutuhan penulis cuma gabung-gabungin video, video yang penulis buat tidak ada spesial effect yang kayak di youtube kebanyakan, cuma video jalan-jalan sederhana saja.
Aplikasi Video Editor Windows 10, memiliki User Interface sederhana, gak terlalu banyak tombol-tombol kompleks seperti aplikasi video editor lainnya, pengguna bisa menggabungkan video, memotong bagian-bagian tertentu pada sebuah video atau menambahkan teks pada video. Untuk special effect juga ada, tapi sederhana saja. Tinggal edit-edit video kemudian render, o iya penulis membuat video 30 menit dengan kapasitas 1 Gb. itu video cuma gabungin dengan video lainnya saja padahal, ternyata ukurannya filenya 1 Gb. Kemudian penulis upload di Youtube. Aplikasi Video Editor Windows 10 sangat mudah digunakan oleh pemula sekalipun, gak sampai 10 menit sudah bisa digunakan. Apalagi jika sudah pernah memakai windows movie maker.
Menulis 100 Artikel
Kamis, 11 Februari 2021
Pengalaman Jualan dengan Cara Dropshipping
Penulis akan membagikan pengalaman tentang Dropshipping untung dan ruginya. Pertama kali Dropshiping penulis menjual dengan mengambil keuntungan Rp 10.000, hmmm apakah itu dikit? gak juga itu termasuk lumayan lah ya... O iya sebelum penulis melanjutkan cerita, penulis akan mendefinisikan apa itu Dropshipping.
Dropshipping adalah menjual barang dari pedagang lain dengan cara menaikkan harga dari harga normal yang dijual dari pedagang, sebenarnya keuntungan Dropshipping tidak terlalu menguntungkan, pelaku dropshipping hanya mengambil selisih/keuntungan yang sangat kecil, bahkan berdasarkan pengalaman penulis, pernah memnjual barang dengan mengambil keuntungan hanya selisih Rp 2000 saja. Selain itu jika dijual di pasaran malah yang ada kalah dari penjual lainnya.
Pengalaman pertama penulis Dropshipping adalah menjual Rak buku dinding atau biasa disebut rak buku melayang, penulis hanya mengambil keuntungan Rp 10.000, penulis menjual rak buku di Tokopedia, barangnya diambil dari surabaya. Pengalaman kedua, penulis menjual Memory card, hanya saja tidak gratis, maksudnya disuruh membayar sebagai keanggotaan gitu. Barangnya laku banyak, memang untuk memeory card memang banyak dicari sih ya, hanya saja penulis cuma mengambil keuntungan Rp 2000 saja, harga yang dipatok agak mahal, masih kalah dengan seller lainnya, selain di tokopedia, penulis juga menjual di OLX dan Bukalapak. Penulis sempat berhenti berjualan Memory Card, karena dirasa kurang menguntungkan.
Pengalaman ketiga ini yang paling tidak enak, Penulis menjual jam tangan dengan dropshipping dari Tokopedia, kemudian menjual di Bukalapak. Kenapa tidak enak, sebenarnya jamnya bagus, malah laku keras, penulis bahkan menggunakan fitur iklan Bukalapak berdasarkan keyword, hasilnya laku keras, memang sih sebelum menjual jam tangan, penulis sempat survey kalau memang jam tangan banyak diminati oleh orang Indonesia. Penulis menjual jam tangan merek SKMEI. Nah disini masalahnya. Adanya perbedaan dalam menerima pesanan sampai dikirim ke pembeli, Tokopedia dan Bukalapak memiliki aturan waktu berbeda mengenai aturan pemesanan tersebut.
Di Bukalapak hanya diberi kesempatan, kalau tidak salah cuma 2 hari, sedangkan Tokopedia memiliki waktu yang lebih panjang (lebih dari 3 hari), masih ingat, penulis memiliki 4 orderan, dan semuanya orderan tersebut batal karena tidak tepat waktu, nah dai seller Tokopedia barangnya tetap dikirim ke pembeli. Akhirnya penulis menghubungi si pembeli di Bukalapak, ada yang di respon ada yang tidak, pembeli yang direspon akhirnya bersedia membayar melalui transfer bank, yang lain...ya sudahlah, ikhlas saja. hahaha.
Seller jam tangan di Tokopedia termasuk Diamond reputasinya, barangnya banyak yang laku dan memang murah-murah. hmmm ternyata reputasi bagus juga tidak cukup. Tidak semuanya seller di Tokopedia memanfaatkan waktu yang panjang yang diberikan oleh Tokopedia, ada juga yang tidak sampai satu hari langsung dikirim. Hanya saja penulis menyarankan agar diperhatikan aturan marketplace, maksudnya apakah aturan pengiriman sama atau berbeda, dalam hal ini Tokopedia dan Bukalapak memiliki aturan berbeda. Perhatikan statistik toko di keterangan proses pengiriman, jika di keterangan "sangat cepat" maka Toko tersebut layak dihadikan Dropshipping kita.
Menurut penulis lebih menguntungkan jika menjadi Reseller, kenapa begitu? Karena keuntungan yang diraih lebih besar, ya memang sih yang namanya Reseller maka harus mengeluarkan modal yang lebih banyak, karena kita membeli barang dalam jumlah banyak untuk mendapatkan barang yang lebih murah. Nah untuk Dropshipping memang lebih cocok bagi kita yang bermodal sedikit, bahkan tanpa modal sama sekali, hanya saja, keuntungan yang diraih memang sedikit.
Minggu, 07 Februari 2021
Pengalaman Menggunakan Tokopedia Ads
Kali ini penulis akan berbagi pengalaman menggunakan Tokopedia Ads, apakah worth It?. Pada suatu waktu Penulis mendapatkan notifikasi dari Tokopedia bahwa penulis diberi kesempatan untuk mencoba Tokopedia ads dengan budget Rp 500 ribu, nah yang menarik adalah penulis langsung mencoba fitur otomatis mengiklankan semua dagangan penulis (Sebetulnya gak semua sih). Dan ini yang penulis rasakan, banjir orderan, itu penulis coba di bulan september.
Budget yang dihabiskan mencapai Rp 200 ribu saja, dalam kesempatan ini penulis juga mengiklan ads berdasarkan keyword pencarian, nah sebulan kemudian Penulis mencoba dengan modal Rp 100 ribu, alih-alih oerderan banyak, yang ada malah rugi. Penulis gak terlalu paham, apakah memang karena Corona? rasanya gak juga, jualan buku gak begitu pengaruhnya terhadap corona, walaupun setelah mencoba trial tokopedia ads memang jualan penulis memang agak menurun sampai bulan januari 2021. Oh iya penulis mendapatkan trial ini di bulan september kalau gak salah.
Lantas bagaimana pendapat penulis tentang Tokopedia Ads ini? Hmmm Awalnya sih menggembirakan, tapi pas dicoba dengan biaya sendiri malah sepi-sepi saja. Tapi itu ya memang bukan salah Tokopedia Ads juga sih, mungkin faktor lainnya juga. Menurut Penulis Fitur Tokopedia Ads yang bagus memang berdasarkan pencarian keyword, jadi memang pengunjung ke Tokopedia memang untuk membeli dan mengetikkan barang yang dicarinya, nah barang yang kita iklankan akan muncul di posisi teratas (tergantung biaya per klik yang disetting, makin tinggi makain sering posisi dia atas berdasarkan keyword pencarian).
Penulis masih ingat pada saat awal-awal corona, penulis menjual Hand Sanitizer dan langsung menggunakan Tokopedia Ads (pakai biaya sendiri, promo tokopedia ads belum dotawarkan ke penulis, hehehe). hasilnya langsung ada yang beli, gak pake lama. Rasa-rasanya memang ada faktor keadaan yang mana memang barang yang sedang banyak dicari.
Saran penulis, sebelum melakukan iklan Tokopedia ads, ada baiknya mencari atau meriset dahulu barang yang akan diiklankan, kalau ternyata barang yang akan kita iklankan lagi menurun alias sepi peminat, akhirnya tidak laku, rugi pengeluaran biaya iklan. coba gunakan google trends dan Google keyword Planner. Ya sudah begitu saja ya...
Selasa, 02 Februari 2021
Pengalaman Menggunakan Ryzen 5 3400G
Dalam artikel kali ini, penulis akan menceritakan pengalaman menggunakan processor Ryzen 5 3400G, yang menurut penulis masih tergolong rakit pc murah. Awalnya penulis menggunakan Laptop, sudah lama penulis membayangkan Pc Dekstop sebagai komputer baru pengganti Laptop. Laptop penulis sejak lama sudah error karena HDD yang bermasalah, kipas yang mati sehingga menyebabkan Laptop panas. Lagi pula penulis jarang-jarang keluar yang mana harus membawa laptop.
Akhirnya penulis mencari Pc rakitan type gaming di berbagai marketplace. Yang pertama penulis mencari di Lazada. Penulis mendapatkan mendapatkan spesifikasi Intel Core i7, cuma processornya generasi lama, penulis lupa generasi keberapa, kalau gak salah generasi ke empat. Spesifikasi sih oke, cuma mahal, dana gak cukup, ditambah belum pernah membeli melalui marketplace Lazada. Akhirnya penulis membeli rakit pc di Tokopedia dengan total harga Rp 7.063.600 (Sudah termasuk onkir JNE dari Bandung ke Yogyakarta).
Harga awalnya sekitar 5 jutaan, membengkak jadi Rp 6,7 juta, karena penulis menambahkan SSD dan RAM. Spesifikasi awal dari toko cuma ssd 128g ditambah HDD 1TB plus RAM 8Gb saja, cuma penulis menambahkan ssd 240G dan ram 16GB. Awalnya penulis melihat Ryzen 3 2200G, harga cuma 4 jutaan, penulis memutuskan Ryzen 5 3400G, yang spesifikasi diatas Ryzen 3 2200G. O iya Ryzen yang kode belakangnya G itu berati ada Integrated GPU atau Processor dengan vga sendiri. Untuk Ryzen 5 3400G memiliki vga dengan nama Vega 11. Vga Radeon 11 ini bisa disetarakan dengan nvidia gtx 1030 ya.
Bagaimana dengan performanya? Cukup lumayan jika memainkan game-game dengan setting low, penulis mencoba game Watch Dogs 2 dengan settingan low. bisa dimankan di 30 an fps lancar tanpa lag. game e-sport seperti cs go, Dota 2 lancar-lancar saja, bahkan di video youtube processor ini di coba di Red Dead Redemption 2, sangat bisa dimainkan, ya tentunya dimainkan dengan settingan Low ya. Penulis memang tidak memprioritaskan Pc gaming sih, kebanyakan digunakan untuk mengetiki, browsing dan nonton youtube.
Nah itulah pengalaman penulis menggunakan pc dengan spesifikasi Ryzen 5 3400G, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca.
Minggu, 31 Januari 2021
PC Rakitan Rp 2,5 Juta Irit Daya, Kuat Gaming
Halo semuanya, kali ini penulis akan mengulas Pc rakitan murah hanya dengan budget Rp 2,5 juta saja. Penulis menemukan video tutorial pc rakitan ini dari Kentang Tech Channel. Tentu saja jangan terlalu berharap bisa dimainkan dengan resolusi tinggi dan FPS mumpuni, yah...yang penting bisa dimainkan dengan lancar, irit dan tentu saja Low budget.
Berikut komponen-komponen pc yang akan digunakan Pc rakitan Kentang Tech Channel ini
1. Processor
Yang akan digunakan adalah Intel i3 3220, yang merupakan Intel i3 generasi ketiga dengan speed 3,3Ghz, konsumsi dayanya cuma 55w. Oh iya pas video dibuat harganya 250rb, sekarang naik menjadi 300ribu.
2. Motherboard
Motherboard yang akan digunakan adalah Asrock H61M-VS dengan harga 375rb. Mohon diingat, tidak semua Motherboard H61 cocok dengan Intel generasi ketiga ini. mohon kiranya ditanyakan ke penjual atau cari informasi di Internet.
3. Ram
Menggunakan 4Gb 2 keping alias 8Gb Ram, speednya 1600mhz ddr3 dengan harga 180rb per keping 4Gb.
4. VGA
Menggunakan merk Manli dengan VGA 750ti 2Gb ddr5 128bit. Vga ini hanya membutuhkan daya 65 Watt saja. Harga vga ini pas divideo adalah 900rb, tapi pas dicek di marketplace ternyata sudah naik menjadi Rp 1jt. hmmmm
5. HDD
HDD yang digunakan adalah berkapasitas 500gb saja, jika memakai SSD, harga cukup mahal dipasaran. Harga Hdd nya adalah 165 ribu dengan merk Seagate.
6. PSU
Psu yang digunakan adalah PSU dengan daya yang disarankan Kentang Tech Channel 450watt dengan merk True Antec Power, Oh Iya psu ini belum dilengkapi dengan 80 plus ya. Harga psu ini kira-kira 320 ribu saja.
Sebelum memasuki pengujian test gaming, mari kita hitung daya dan biaya yang akan dikeluarkan selama sebulan. Jika menggunakan daya 900 Watt maka kira-kira mengeluarkan biaya Rp 19.697, jika menggunakan daya 1300 watt makan pengeluarannya adalah Rp 49.292. Cukup hemat ya.Kamis, 17 Desember 2020
8 Channel IT Yang Membahas Rakit PC
Setelah kita membahas Rakit PC murah, nah ini penulis merekomendasikan 7 Channel IT yang bisa kamu jadikan rujukan Rakit PC, beberapa gak full rakit PC, ada yang membahas Laptop, Smartphone dll. Tapi masih nyambung dengan dunia pc dan IT kok. Nah berikut channel IT yang menurut saya bermanfaat bagi teman - teman:
1. Kentang Tech
Penulis tidak tahu nama dari host channel tersebut, Isi dari channel ini kebanyakan rakit pc murah alias budget minimalis, kebanyakan komponen - komponen bekas, ada juga yang komponen baru, namanya juga rakit pc murah, ya memang komponennya bekas. selain konten rakit pc, channel ini juga mereview part - part pc. Channel ini sangat direkomendasikan untuk pembaca.
2. Kios Komputer
Host channel ini bernama Dedy Christian, pembawaannya lucu. Channel ini merupakan channel review dan rakit pc. Aslinya kios komputer merupakan channel jualan dengan nama toko sama dengan nama channelnya. kebanyakan rakit pc di kios komputer merupakan pc menengah keatas. semua parts yang dibahas merupakan parts baru.
3. Kudet Tech
Sama seperti Kentang Tech channel, Kudet Tech juga membahas rakit pc murah, bahkan dalam kontennya kudet Tech merakit PC dengan budget kurang masuk akal, yaitu Pc Rakitan dengan biaya 500 ribuan. Selain bahas rakit pc, Kudet Tech juga mereview komponen - komponen PC. Hostnya bernama Alvian, pembawaannya juga lucu. Penulis sangat terhibur dengan gaya penyampaiannya.
4. ARX Media
ARX Media merupakan channel yang mereview komponen - komponen pc serta membahas juga tentang rakit pc, hanya saja rakitan pc yang dibahas bukan rakitan dengan budget rendah, tapi menengah keatas, parts pc yang digunakan juga semuanya baru. Host di channel ini bernama bang Ali dan Bang Indra. Untuk bagian review bang Ali, dan bagian konten rakitan pc biasanya bang Indra.
5. Sekilas IT
Host Rendy Adha, Channel ini membahas rakitan pc serta mereview komponen pc, pc rakitan yang dibahas kebanyakan pc dengan budget rendah, rata-rata dibawah 10 juta. Youtuber asal jawa barat ini pembawaannya sangat kental dengan aksen sundanya. Mudah dimengerti. segmen yang saya suka adalah show off dari penonton yang memamerkan pc kepunyaan sendiri dan biasanya menampilakn budget yang dikeluarkannya, sangat bermanfaat bagi penonton yang ingin rakit pc.
6. Gaptect ID
Kebanyakan membahas review komponen pc, kadang - kadang bahas dunia smarphone juga. walaupun kebanyakan mereview, Gaptech ID juga membahas rakit pc, video rakit pc memang jarang sih, dan kebanyakan rakit pc dengan budget menengah keatas. Hostnya Ilham Subki. Pembawaanya juga enak dan mudah dimengerti.
7. Nerd Review
Host Rizky dan Mike, kebanyakan yang dibahas adalah review pc dan gadget, penulis suka dengan gaya penyampaiannya baik Rizky dan Mike. walaupun kebanyakan review tapi ada juga kontent rakit pc, budget yang digunakan rata-rata menengah keatas.
8. The Lazy Monday
Host Aldon dan Sony, channel ini kebanyakan isinya membahas game. Channel ini juga mereview parts pc (kebanyakan VGA sih ya) dan konten rakit pc nya juga lumayan banyak. Rata-rata budget yantg digunakan menengah keatas.
Kamis, 03 Desember 2020
Pake Processor Harga 50 ribuan Bisa Kuat Game Jaman Now
Setelah kita membahas Pc Rakitan 500 Ribuan, maka pembaca akan terheran heran kenapa Processor dengan harga sekitar 50 ribuan bisa kuat memainkan game jaman sekarang? Kenapa tidak dengan Processor keluaran baru, misalnya Intel Pentium Gold (untuk Processor kategori murah versi Intel) atau menggunakan Processor AMD Ryzen 3 misalnya? Ya, ya, ya, memang tidak setiap orang mempunyai budget cukup untuk membeli Processor dengan teknologi zaman sekarang. Penulis mengecek harga Untuk Pentium Gold G5400 di Tokopedia, ternyata harganya sekitar 800 ribuan, hmmm dana mungkin belum mencukupi, yah terpaksa menggunakan Processor lawas sajalah. di artikel sebelumnya kita menggunakan Processor teknologi lawas, tapi masih cukup mampu memainkan game zaman sekarang, apalagi jika digunakan sebagai produksivitas lainnya (untuk Office) itu malah lebih dari cukup. Processor Intel Pentium Intel Core 2 Duo E8400 masih cukup kuat untk game-game zaman sekarang, yah walaupun begitu jangan terlalu berharap bisa memainkan game sekelas Red Dead Redemption 2 yah. Hahahaha. kalo game seperti Dota 2, CS Go, GTA 5, bisa sih, dengan settingan rata kiri. Disini saya ingin mengatakan ternyata untjuk merakit PC dengan dana sangat terbatas, hanya dengan modal 500 ribuan saja kita bisa merakit pc dengan kemampuan yang cukup, terlebih lagi untuki kegiatan Office.
Kamis, 05 November 2020
Pc Rakitan 500 ribuan Mantap
Pc Rakitan 500 Ribuan. Mungkin teman-teman ada yang lagi merakit pc tapi terbatas dana, nah disini admin akan merekomendasikan pc rakitan hanya dengan modal 500 ribuan saja. 500 rbibu? masa sih? iya benar ga perlu modal banyak-banyak. Jadi ceritanya admin sedang membuka situs youtube, ketemu video dengan judul merakit pc dengan modal 500 ribuan bisa main game gta5, cs go, PUBG lite dan DOTA 2, ah apa mungkin? nah si youtuber ini bernama Alvian dengan nama channel Kudet Tech membuat video konten rakit pc dengan harga yang menurut saya tidak masuk akal. O iya part yang dipake merupakan part bekas ya. nah apa saja spesifikasi dari pc 500 ribuan ini?
1. Mobo G31 DDR 2 Socket 775 (Rp 130 ribu)
2. Processor Intel Core 2 Duo E8400 3.0 Ghz (50 ribu)
3. RAM Kingston 2x2Gb DDR 2 800Mhz (110 ribu)
4. HDD Seagate 160 GB SATA (60 ribu)
5. PSU power Logic 450 W (25 ribu)
6. VGA Avox Gt 430 1GB 128 BIT DDR3 (200 ribu)
7. Fan/Cooler Processor socket 775 (15rb)
Total harga Rp 590.000 (harga bisa berubah). Harga tidak termasuk Casing Pc ya. Lantas bagaimana dengan performanya?
1. Cs GO dengan settingan medium di resolusi 768p mendapatkan FPS 60 an dengan minimus fps 26 fps jika sedang ramai player.
2. DOTA 2 dengan settingan medium resolusi yang sama yaitu 768p, mendapatkan FPS 47 dengan minimum fps 33.
3. PUBG Lite dengan menggunakan emulator dengan graphich smooth dengan frame rate extreme, resolusi 720p mendapatkan 34 fps, minimum fps 19 jika player baru terjun dari pesawat, perlu diperhatikan bahwa game PUBG lite ini menggunakan software ke tiga, makanya fpsnya rendah. tapi masih layak dimainkan.
4. GTA 5 dengan resolui 768p, settingan graphich normal, dengan me non aktifkan efek-efek, maka akan mendapatkan 48 fps dengan minimum 30 fps.
Itu semuanya menggunakan parts bekas. dan tentunya dengan kapasitas terbatas. yang peling penting Pc ini juga cocok digunakan untuk office. Tapi yang namanya Parts bekas mesti hati-hati, apakah masih bagus atau tidak kondisinya. Jangan pula berharap main game - game baru dengan spesifikasi ini, ya iyalah. hahaha.